Home » Films » The Notebook

The Notebook

200406-the-notebook1Film bergenre romance-drama, produksi New Line Cinema, berdurasi 2 jam 3 menit, dan di sutradarai oleh Nick Cassavetes ini, merupakan salah satu film favoritku dari beberapa film percintaan lainnya seperti Adoration misalnya, atau Romeo and Julliet. The Notebook diadapatasi dari novel terlaris karya Nicholas Spark dengan judul yang sama. Film ini untuk pertama kali dirilis pada 14 Oktober 2004, terbilang cukup lama dari segi tahun tapi tetap menjadi tontonan menarik di saat senggang.

Film yangn berlatar belakang tahun 1940 [PD II], sepertinya ingin menunjukkan bagaimana persoalan kelas masih menjadi hal utama untuk menentukan seseorang kepada siapa mereka harus berhubungan, terlebih persolan cinta, seperti orang jawa dulu sering bilang kalau milih jodoh harus dilihat bibit, dan bobotnya, apakah mereka dari keluarga yang baik-baik dan berkelas (berada) :-). Hal ini terjadi juga pada pemeran utama dalam film the Notebook.

Cerita film di awali dari disebuah pantai jompo, dimana seorang pria bernama Duke (James Garner) mencoba menghidupkan ingatan seorang wanita Gena Rowlands yang terkena penyakit Alzeimer dengan membacakan sebuah buku berisikan catatan harian. Cerita yang dibacakan tentang sebuah kisah percintaan yang berjenjang dua sejoli antara Allie (Rachel mcAdams) dan Noah (Ryan Gosling) dimana cinta mereka harus terpisahkan oleh keinginan orang tua Allie, yang menganggap Noah sangat tidak pantas untuk Allie, karena latar belakangnya sebagai buruh, dan menjodohkan Allie dengan pria lain. Tak ada pilihan lain bagi Noah,  situasi saat itu  menjadi tentara adalah salah satu pilihan untuk meningkatkan statusnya, dan sekembalinya dari perang dia akan menunjukkan keseriusan cintanya pada keluarga Allie. dari sequel ini anda akan tahu bahwa intervensi orang tua dan peranglah yang menjadi point utama kenapa kemudian mereka harus terpisah.

Kisah cinta sederhana ini ternyata mampu membangkitkan emosiku, bahkan selama menonton mataku berkaca-kaca, mengembung dan meneteskan air mata, sungguh begitu dahsyat dan baru aku sadar begitu cengengnya diriku ini :-P. Terlebih ketika Noah dan Allie meninggal dalam tempat tidur yang sama…hik..hik.. :-(.

Walaupun terlihat sangat sederhana alurnya tapi susana dalam film mampu dibangkitkan oleh sang strudara Nick Cassavates, belum lagi Masing-masing karakter dalam film begitu mempesona, katakanlah James garner – Noah tua, Gena Rowland yang berperan sebagai Allie yang sedang terkena Alzeimer, Ryan Gosling, sebagai Noah yang dari penampilan cukup rupawan juga Rachel McAdams sebagi Allie saat muda yang cantik jelita mampu menyatu dalam alur cerita. Mimik wajah dan dialog yang dibangun mampu membawa saya selaku penonton masuk kedalam susana yang di inginkan oleh sang sutradara. Dan saya pikir film ini sangat layak untuk ditonton selayak novel yang menjadi novel terlaris dan diatapsi dalam film ini. Selamat menonton
………..“behind every great love is great story……..”

Available_on_iTunes_Badge_US-UK_110x40_0824

 

Leave a Reply